Selasa, 22 Februari 2011

Carpal Tunnel Syndrome

Cari tau tentang CTS yuk,
Spoiler for cts:

Apasih Carpal Tunnel Syndrome (CTS) itu?
1. Carpal tunnel syndrome (CTS) Adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena terganggunya Saraf tengah karena tekanan yang terjadi pada bagian pergelangan tangan hal ini menimbulkan rasa sakit, nyeri dan melemahnya otot otot pada bagian pergelangan tangan.

2. CTS adalah gangguan kesehatan dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan, terutama pada 3 jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari, atau saat seseorang berada dalam ruang ber-AC.
Salah satu penyebabnya:
Penggunaan komputer secara rutin ternyata memicu Carpal Tunnel Syndrome (CTS).

Gejala
Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan karpal di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Gangguan ini kerap mendera individu yang sering menggunakan pergelangan tangan dalam jangka waktu lama, seperti; memegang mouse komputer.
atau:

1.Rasa lemah, agak kaku atau rasa janggal pada tangan dan pergelangan tangan.
2.Jari tangan terasa tak enak, kebas, mati rasa atau kesemutan terutama pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Jika dibiarkan maka kekuatan otot akan berkurang dan lama-lama fungsi tangan akan hilang.
3.Penderita sering terbangun di malam hari karena tangan terasa nyeri dan sering disertai kesemutan. Bila sudah sangat parah benda yang dipegang tiba-tiba bisa terlepas begitu saja.

CST juga dapat terjadi akibat penyakit lain sebagai salah satu bentuk komplikasi. Kondisi-kondisi medis penyebab CST adalah; obesitas, diabetes, gangguan kelenjar tiroid, kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol dan kopi. Orang yang tidak berolahraga secara teratur juga terancam karena tubuh yang kurang terlatih menyebabkan sirkulasi darah dan otot kurang bisa bertoleransi dengan stres.
Hubungan dengan pekerjaan:
Profesi yang berisiko besar terancam CTS antara lain jenis pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang. Pekerjaan yang dimaksud umumnya menggunakan kombinasi kekuatan dan pengulangan gerakan yang sama pada jemari dan tangan, seperti; pekerjaan yang sering memakai komputer, olahragawan, dokter gigi, musisi, guru, ibu rumah tangga dan pekerja lapangan yang mengoperasikan alat bervibrasi seperti bor.
Pengobatan
Terapi untuk penderita tahap ringan adalah terapi konservatif alias tanpa operasi. Penderita diberi obat untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan dan peradangan. Kemudian dilakukan fisioterapi yaitu menghangatkan peradangan dengan ultrasound, atau sinar laser.
Ada juga program latihan pergelangan tangan dan pemakaian wrist splint sejenis pembungkus untuk menetralkan posisi pergelangan tangan. Wrist split ada dua macam yang pertama bentuknya agak kaku tapi bisa digunakan saat bekerja dan yang kedua lebih kaku untuk dikenakan saat tidur karena saat tidur kita sering tanpa sadar membengkokan tangan.
Spoiler for wristsplint:

Dalam kata lain, pergelangan tangan tidak boleh bengkok, terlalu banyak gerak..
Jika Anda pekerja kantoran atau sering menggunakan komputer, maka tentunya risiko CTS yang dihadapi cenderung besar. Berikut beberapa saran yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi gangguan tersebut
• Keyboard
Untuk mengetahu apakah posisi duduk dan pergelangan tangan sudah nyaman, Anda bisa mengikuti cara ini: Letakkan tangan di bagian tengah keyboard lalu sesuaikan posisi kursi. Siku harus membentuk sudut 90 derajat begitu juga posisi lutut dengan lantai. Siku dan lutut harus paralel dengan lantai. Jika Anda harus meninggikan kursi tambahkan semacam injakan agar kaki tidak menggantung.
• Kursi
Kursi yang baik digunakan saat bekerja dengan komputer adalah kursi yang memiliki arm rest (legan kursi) yang menyangga siku. Cari kursi dengan arm rest empuk dan tidak terlalu panjang agar kursi bisa dimajukan untuk penyesuaian posisi dengan meja. Selain itu jangan lupa melakukan jeda rutin selama bekerja dengan komputer. Ini akan membantu otot pergelangan tangan untuk relaks sebelum kembali bekerja.
• Pemakaian laptop atau notebook
Bentuknya yang compact cenderung memudahkan kita membawanya ke manapun. Namun karena relatif kecil, komputer compact ini memicu kekakuan dan keterbatasan ruang gerak*saat digunakan. Untuk memperbaiki kondisi ini sebaiknya modifikasi penggunaan lap top dengan keyboard atau mouse komputer biasa. Terutama bila lap top*dipakai bekerja untuk waktu yang lama atau merupakan alat kerja yang Anda pakai terus menerus. Lap top juga sebaiknya diletakkan lebih rendah dari pinggang,*misalnya dipangkuan. Posisi ini*mengurangi gerakan otot-otot di bagian tangan yang tak perlu. Selain itu posisi kenyamanan dan bagaimana cara kita memegang mouse itu adalah hal yang penting kenyamanan beberapa hal yang perlu di perhatikan adalah:

Mouse Grip
Menggunakan mouse yang kecil mungkin terlihat imut imut bagi anda, tapi mouse yang kecil sering membuat kita lelah, karena bentuknya yang kecil seluruh permukaan telapak tangan kita tidak menyentuh punggung mouse hal ini menyebabkan jari jari kita cepat lelah dan pegal, karna jempol dan kelingking menahan dan menggerakan mouse, pilihlah mouse yang nyaman untuk di pegang, dimana seluruh permukaan tangan kita dapat memegang bersandar dan kita menggerakanya pun lebih muda
Pergerakan Mouse dari siku
Memang kalau diterapkan ini sangat susah untuk kita tapi menggerakan mouse denga menggaunakan suku adalah baik untuk kita, dimana semua pergerakan di titik tumpukan melalui siku tangan kita, ini akan meringankan pergelangan tangan kita dalam bekerja.

Posisi Mouse yang optimal
aturlah tempat duduk anda senyaman mungkin untuk memegang mouse, bentuk posisi yang nyaman adalah tangan kita sejajar atau sedikit berada di atas meja posisinya daripada dengan mouse sehingga dengan begitu kita tidak menggantung tangan kita dengan meja dan menghindari tangan kita untuk menekuk secara terus menerus.
Jaga pergelangan tangan anda
Coba anda letakan pergelangan tangan ada di sebuah meja yang datar, anda akan melihat setelah bagian telapak tangan anda di bagian pergelangan tangan akan anda temukan sebuah lekukan kecil yang tembus cahaya ataupun anda bisa selipkan sebuah pensil disitu, ini menyatakan bahwa areal sekitar pergelangan tangan anda membutuhkan sebuah areal yang bebas dari sentuhan ataupun tekanan.

Jaga sirkulasi peredaran darah
Hal ini perlu diperhatikan juga, segala sesuatu penyakin kebanyakan disebabkan karna sirkulasi di dalam tubuh kita tidak benar, untuk itu kita harus selalu menjaganya dengan minum air yang banyak dan olah raga (badminton, bola basket dan olah raga yang lebih banyak menggerakan pergelangan tangan) tentunya, seperti yang kita ketahui kita banyak nadi nadi utama yang bergerak dari pergelangan tangan sehingga ini menjadi semakin penting.

Jangan pakai Sandaran pergelangan tangan
Menggunakan sandaran untuk pergelangan tangan anda, apalagi yang keras, sama saja artinya anda memberi tekanan 2x lipat pada carpal tunnel di dalam pergelangan tangan anda sehingga ini menyebabkan terjadi penyempitan pada bagian pembuluh pembuluh darah maupun syaraf hingga dengan adanya ini malah bisa mempercepat anda terkena carpal tunnel syndrome (CTS).

Hindari pergerakan tangan yang tidak bebas
Biasanya kursi kursi yang terdapat rest arm nya memiliki karakteristik untuk meng lock tangan kita, sehingga hal ini menyebabkan kita akan lebih sering menggunakan pergelangan tangan kita untuk menggerakan mouse.
Refleksi
Menggunakan mouse dan pc secara intens memang bukanlah hal yang baik tapi ada baiknya jika anda melatih agar anda dapat memberi istirahat untuk tangan anda sekitar 2 menit untuk melakukan streching untuk tidak menyentuh mouse, ada juga software remindernya yang akan merekam penggunaan mouse dan keyboard.
Bentuk mouse
Carilah mouse yang hampir berbentuk Flat dan memiliki ukuran yang hampir sama dengan tangan kita seperti mouse dari vendor ini Whale mouse atau Perfit mouse karena mouse ini lebih memacu anda untuk menggerakan tangan anda daripada pergelangan tangan anda.
sumber:

http://www.conectique.com/tips_solut...rticle_id=4799
http://www.myraffaell.com/blog/soal-...-syndrome-cts/

sedikit pesen
*waspada dengan segala apapun resiko, setiap pekerjaan pasti ada resikonya, mau besar atupun kecil..
*buat yang suka, sering megangin mouse sampe sulit ngelepasin, mulai sekarang lebih diatur biar seimbang dan biar gak menyebabkan luka dalam ato luar, cegahlah sebelum terkena
*mulai sekarang perhatikan cara pegang mousenya udah bener apa belum
Sumber (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7160867)

Baca Selengkapnya...

Jumat, 12 November 2010

KENALI 6 PEMBUNUH MEMRORI


Memori merupakan salah satu bagian tubuh yang penting karena berisi segala macam informasi. Namun proses penyimpanan dan pengambilan informasi ini rentan terhadap berbagai hal yang dikenal sebagai pembunuh memori
Segala hal yang dikenal sebagai pembunuh memori ini bias mempengaruhi setiap area memori di otak seperti sensorik, jangka pendek atau jangka panjang
Ada 6 hal yang bias menjadi pembunuh memori, yaitu:
1. MEROKOK
Meskipun sebagian besar orang tidak menyadari fakta ini, tapi merokok adalah salah satu factor pembunuh memori. Beberapa study telah menunjukkan bahwa seseorang yang merokok akan mengalami penurunan memori dan kemampuan kognitifnya dibandingkan orang non-perokok. Selain itu efek jangka panjang merokok dari waktu ke waktu dapat menyebabkan penurunan mental.
2. MALNUTRISI
Otak membutuhkan bahan bakar khususnya dari glukosa. Jika seseorang kekurangan bahan bakar ateu mengalami malnutrisi, maka kekuatan otak dalam menyimpan memori juga akan pendek.
Kekurangan gizi juga bisa menyebabkan retrograde, termasuk lupa dengan apa yang baru saja diomongkannya.
3. HERPES
Herpes merupakan salah satu kondisi atau gangguan kesehatan yang bisa menjadi pembunuh memori nyata. Bentuk herpes yang lebih serius yaitu ensefalitis herpes simpleks bisa mengalami kehilangan memori parah. Kondisi ini bisa terjadi jika virus herpes menemukan jalan untuk masuk ke otak manusia melalui saraf wajah.
4. PESTA MINUMAN KERAS
Jika seseorang mengalami satu malam dengan pesta minuman keras, maka ia akan mengalami kehilangan memori akut atau dikenal dengan pemblokiran
Pesta minuman keras pada orang dewasa muda dapat merugikan memorinya sehari-hari dan bahkan bisa berlanjut hingga dewasa
5. HIPNOTIS
Selama ini hipnotis diketahui dapat mengungkapkan memori seseorang yang ditekan atau di lupakan, tapi kadang proses ini diikuti dengan hilangnya beberapa memori yang dikenal sebagai amnesia pasca hipnotis
Karenanya diharapkan suatu hari nanti ada teknologi yang bisa mengambil kenangan atau memori tertentu di otak tanpa perlu melakukan hipnotis
6. STRESS
Ketika sesuatu terjadi secara mengejutkan atau adanya tekanan yang besar, maka memori atau kenangan yang ada di otak tidak akan dapat diakses
Karena itu jika seseorang mengalami stress yang terus menerus nantinya bisa mempengaruhi kemampuan memorinya.
sumber: Harian Jogja Express, jumat wage, 12 November 2010 hal 8
.
Baca Selengkapnya...

Rabu, 10 November 2010

BJ Habibie dan Sejarah Penerbangan Dunia

Kulit luarnya bisa saja terlihat halus mulus tanpa cacat. Tapi siapa tahu, sisi dalamnya keropos. Ketidakpastian inilah yang dihadapi industri pesawat terbang sampai 40 tahun lalu. Pemakai dan produsen sama-sama tidak tahu persis, sejauh mana bodi pesawat terbang masih andal dioperasikan. Akibatnya memang bisa fatal. Pada awal 1960-an, musibah pesawat terbang masih sering terjadi karena kerusakan konstruksi yang tak terdeteksi. Kelelahan (fatique) pada bodi masih sulit dideteksi dengan keterbatasan perkakas. Belum ada pemindai dengan sensor laser yang didukung unit pengolah data komputer, untuk mengatasi persoalan rawan ini.

Titik rawan kelelahan ini biasanya pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin. Elemen inilah yang mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat. Ketika lepas landas, sambungannya menerima tekanan udara (uplift) yang besar. Ketika menyentuh landasan, bagian ini pula yang menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (krack).

Titik rambat, yang kadang mulai dari ukuran 0,005 milimeter itu terus merambat. Semakin hari kian memanjang dan bercabang-cabang. Kalau tidak terdeteksi, taruhannya mahal, karena sayap bisa sontak patah saat pesawat tinggal landas. Dunia penerbangan tentu amat peduli, apalagi saat itu pula mesin-mesin pesawat mulai berganti dari propeller ke jet. Potensi fatique makin besar.

Pada saat itulah muncul anak muda jenius yang mencoba menawarkan solusi. Usianya baru 32 tahun. Postur tubuhnya kecil namun pembawaannya sangat enerjik. Dialah Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, laki-laki kelahiran Pare-pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936.

Habibie-lah yang kemudian menemukan bagaimana rambatan titik krack itu bekerja. Perhitungannya sungguh rinci, sampai pada hitungan atomnya. Oleh dunia penerbangan, teori Habibie ini lantas dinamakan krack progression. Dari sinilah Habibie mendapat julukan sebagai Mr. krack. Tentunya teori ini membuat pesawat lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.

Sebelum titik krack bisa dideteksi secara dini, para insinyur mengantispasi kemungkinan muncul keretakan konstruksi dengan cara meninggikan faktor keselamatannya (SF). Caranya, meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan teoritisnya. Akibatnya, material yang diperlukan lebih berat. Untuk pesawat terbang, material aluminium dikombinasikan dengan baja. Namun setelah titik krack bisa dihitung maka derajat SF bisa diturunkan. Misalnya dengan memilih campuran material sayap dan badan pesawat yang lebih ringan. Porsi baja dikurangi, aluminium makin dominan dalam bodi pesawat terbang. Dalam dunia penerbangan, terobosan ini tersohor dengan sebutan Faktor Habibie.

Faktor Habibie bisa meringankan operating empty weight (bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar) hingga 10% dari bobot sebelumnya. Bahkan angka penurunan ini bisa mencapai 25% setelah Habibie menyusupkan material komposit ke dalam tubuh pesawat. Namun pengurangan berat ini tak membuat maksimum take off weight-nya (total bobot pesawat ditambah penumpang dan bahan bakar) ikut merosot. Dengan begitu, secara umum daya angkut pesawat meningkat dan daya jelajahnya makin jauh. Sehingga secara ekonomi, kinerja pesawat bisa ditingkatkan.

Faktor Habibie ternyata juga berperan dalam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawat yang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara saat tubuh pesawat lepas landas. Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear jauh lebih kokoh, sehingga mampu menahan beban saat pesawat mendarat. Faktor mesin jet yang menjadi penambah potensi fatique menjadi turun.

Riwayat keilmuan Habibie dimulai ketika ia mendapat beasiswa dari pemerintah untuk belajar di Technische Hochschule Die Facultaet Fue Maschinenwesen, Aachen, Jerman, pada 1956. Selama setahun sebelumnya, Habibie tercatat sebagai mahasiswa ITB. Setelah mengantongi gelar diploma ingenieur jurusan konstruksi pesawat terbang, tahun 1960, sambil melanjutkan kuliahnya, ia menjadi asisten Riset Ilmu Pengetahuan Institut Konstruksi Ringan di kampusnya.

Otak Habibie makin kelihatan encer kala gelar doctor ingenieur-nya disabet dengan predikat suma cumalaude pada 1965. Rata-rata nilai mata kuliahnya 10. Presatsi ini membuatnya dipercaya jadi Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisis Struktur di Hamburger Flugzeugbau (HFB). Tugas utamanya adalah memecahkan persoalan kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat Fokker 28. Luar biasa, hanya dalam kurun waktu enam bulan, masalah itu terpecahkan oleh Habibie.

Ia meraih kepercayaan lebih bergengsi, yakni mendesain utuh sebuah pesawat baru. Satu diantara buah karyanya adalah prototipe DO-31, pesawat baling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal, yang dikembangkan HFB bersama industri Donier. Rancangan ini lalu dibeli oleh Badan Penerbangan dan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA).

Habibie hanya sampai tahun 1969 saja di HFB, karena dilirik oleh Messerschmitt Boelkow Blohm Gmbh (MBB), industri pesawat terbesar yang bermarkas di Hamburg. Di tempat yang baru ini, karier Habibie meroket. Jabatan Vice President/Direktur Teknologi MBB disabetnya tahun 1974. Hanya Habibie-lah, orang diluar kebangsaan Jerman yang mampu menduduki posisi kedua tertinggi itu.

Di tempat ini pula Habibie menyusun rumusan asli di bidang termodinamika, konstruksi ringan, aerodinamika dan krack progression. Dalam literatur ilmu penerbangan, temuan-temuan Habibie ini lantas dikenal dengan nama Teori Habibie, Faktor Habibie dan Metode Habibie. Paten dari semua temuan itu telah diakui dan dipakai oleh dunia penerbangan internasional.

Pesawat Airbus A-300 yang diproduksi konsorsium Eropa (European Aeronautic Defence and Space) tak lepas dari sentuhan Habibie. Maklumlah dalam konsorsium ini tergabung Daimler, produsen Mercedes-Benz yang mengakuisisi MBB. Sehingga Habibie berhak atas royalti dari teknologi yang dipakai dalam kendaraan udara berbadan lebar itu. Selain dari Airbus, Habibie juga mendapat royalti dari produsen-produsen roket di banyak negara, yang banyak menggunakan teknologi konstruksi ringannya.

Tahun 1978, Habibie dipanggil pulang ke Tanah Air oleh Presiden Soeharto dan sejak itu kemudian berkiprah dalam upaya pengembangan teknologi kedirgantaraan di Indonesia, Hasilnya antara lain pesawat terbang pertama buatan Indonesia CN-235 dan N-250.

Prestasi keilmuan Habibie mendapat pengakuan di dunia internasional. Ia menjadi anggota kehormatan berbagai lembaga di bidang dirgantara. Antara lain di Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de l’Air et de l’Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat). Sedangkan dalam bentuk penghargaan, Habibie menerima Award von Karman (1992) yang di bidang kedirgantaraan boleh dibilang gengsinya hampir setara dengan Hadiah Nobel. Dan dua tahun kemudian menerima penghargaan yang tak kalah bergengsi, yakni Edward Warner Award. (Hidayat Gunadi, Hatim Ilwan) — Sumber: Majalah Gatra Ed. Khusus, Agustus 2004).

Baca Selengkapnya...

Selasa, 09 November 2010

Pesawat Presiden Amerika 4


Mendesain pesawat yang nyaman bagi presiden hanya terdengar omong kosong bila melupakan satu faktor lainnya: aman. Sebagai "Gedung Putih Terbang", pesawat yang memiliki 57 antena dan kabel sepanjang 257 mil (413,6 km) ini dilengkapi berbagai sistem pertahanan dengan spesifikasi yang dirahasiakan. Dari hal yang paling mendasar, sistem kabel (wiring) di dalam Air Force One (AF 1) tidak menggunakan kabel tembaga dan chip komputer biasa. Keberadaannya digantikan kabel fiber optik dan chip berbahan gallium arsenide yang tahan gelombang EMP.

Untuk menghadapi ancaman lebih nyata dibanding ancaman ledakan nuklir seperti rudal antipesawat, AF 1 dilengkapi dispenser flare dan chaff, cukup untuk membutakan rudal pencari infra merah atau radar. Akan tetapi, sebenarnya sistem pertahanan utama antimisil tidak sekadar bertumpu pada chaff dan flare. Maklum, dengan tubuh gambot, sudah tentu emisi panas pesawatnya luar biasa. Sekali rudal meluncur, AF 1 yang besar dan berat tentu tak bisa leluasa bermanuver menghindar layaknya jet tempur. Salah-salah, panasnya flare masih kalah dari panas gas buang mesin GE CF6, yang merupakan mesin turbofan dengan daya dorong terbesar di dunia (sebelum Trent 900 lahir).

Jawaban atas ancaman tersebut terletak pada sistem jammer AN/ ALQ-204 Matador IRCM (Infra Red Counter Measure) buatan British Aerospace. Begitu dinyalakan saat hendak lepas landas, Matador bisa beroperasi secara otomatis tanpa operator. Sistemnya mengirimkan begitu banyak sinyal palsu untuk mengecoh rudal berpemandu IR dan bisa beroperasi di tengah interferensi jammer lawan berkat filter elektromagnetis. Tak tanggung-tanggung, satu VC-25 dipasangi lima sistem Matador sekaligus. Pemasangan dilakukan di bagian belakang pangkal tiap pylon mesin sehingga optimal untuk membantu mengecoh panasnya emisi gas buang dari nacelle CF-6. Satu sistem Matador terakhir dipasang di atas tail exhaust port, tempat APU (auxillary power unit) VC-25. Keberadaannya mudah dideteksi, cukup cari dua lensa berwarna hijau di pangkal pylon, dan itulah Matador.

Pertahanan organik di dalam AF 1 bertumpu pada satu regu Air Force One Security Details (AF ISD) yang terdiri dari para personel AU AS. Mereka berlatih ilmu pertempuran jarak dekat dan membawa pistol M9 9 mm sebagai sarana bela diri standar. Bila diperlukan, ada beberapa titik penyimpanan senjata rahasia di AF 1 yang berisi SMG atau senapan serbu. Di atas AF 1, AF ISD adalah otoritas yang berwenang dalam menghadapi insiden udara. Namun, tanggung jawab atas keselamatan presiden masih tetap berada di tangan US Secret Service. Dari posisi kabin mereka yang tepat berada di depan kabin pers dan penumpang lainnya yang diizinkan ikut, jelas bahwa mereka berfungsi sebagai air marshal dan lapisan pertahanan terluar bagi presiden saat berada di atas AF 1.

Kelemahan masa depan

Jika melirik AF 1, maka decak kagum sudah tentu tiada habisnya. Anggun sekaligus perkasa, sudah pasti AF 1 merupakan pionir berbagai pesawat kepresidenan yang ada di seluruh dunia. Tidak satu pun pesawat di kelasnya yang bisa mengalahkan Air Force One. Pesawat para sheik Arab bisa mengalahkan kemewahannya, tetapi tidak untuk sistem komunikasi, proteksi, dan kemisteriusan yang menyelubunginya.

Bagaimanapun, ujian zaman akhirnya membuktikan kelemahan AF I. Peristiwa 11 September 2001 membuktikan bahwa terbatasnya sistem komunikasi AF 1 nyaris berujung pada hilangnya kepercayaan publik pada sistem pemerintahan AS. Presiden Bush yang frustrasi tidak bisa menyiarkan keberadaannya di atas AF 1 dan harus transit di Offutt terlebih dahulu untuk menyiarkan pidatonya. Hal kedua yang menjadi perhatian adalah penggantian VC-25 sebagai pesawat kepresidenan. Tak bisa dimungkiri, umur airframe pesawat yang menua akhirnya akan membatasi umur pengabdian VC-25.

Biarpun peralatan VC-25 luar biasa—apabila ada satu komponen di mesin CF-6 yang rusak, prosedur tetap dari 89`" Airlift Wing yang memayungi VC-25 adalah mengganti satu mesin secara keseluruhan—umur airframe akan tetap dibatasi oleh kelelahan logam. Masalahnya, mencari pesawat pengganti bukan hal mudah. Satu-satunya pesaing dari Jumbo Jet, yaitu A380, kemungkinan besar tak akan dipilih karena produk luar dan tidak melambangkan kedigdayaan Amerika. Selain itu, tidak semua landasan di dunia siap didarati A380.

Menggunakan pesawat bermesin dua seperti B777ER atau B787 yang walaupun bisa terbang lintas benua tampaknya juga akan ditolak US Secret Service karena kemampuan satu mesin untuk membawa pesawat terbang dalam kondisi darurat juga diragukan. Satu-satunya jalan, kembali melirik pesawat sejenis, mungkin 747XQLR, tetapi dengan sistem kontrol analog untuk menahan serangan EMP. Yang jelas, Gedung Putih harus benar-benar memperhitungkan biaya pengadaan Air Force One yang baru. Pengadaan VC-25 terhitung efisien dan tepat waktu, hanya memakan 650 juta dollar AS untuk dua pesawat, dibanding 1 miliar dollar AS yang dikucurkan untuk proyek helikopter Kestrel Marine One yang berujung entah di mana.

sumber:

kompas:http://internasional.kompas.com/read/2010/11/09/17234911/Air.Force.One..The.Flying.White.House.3

Baca Selengkapnya...

Pesawat Presiden Amerika 3


Di belakang galley, ada ruangan kecil tempat staf senior presiden seperti White House Chief of Staff dan National Security Advisor bisa melakukan rapat pribadi dengan presiden. Di dalam ruang kerja ini, presiden bisa bekerja sendiri, dan staf yang dipanggil bisa duduk di sofa panjang yang tersedia di dalamnya. Di belakangnya, terdapat satu ruangan yang dibuat sangat kedap udara karena di sinilah letak main conference room. Di ruangan yang didominasi unsur furnitur kayu ini, terdapat meja panjang yang dikelilingi kursi rapat serta masih dikelilingi lagi oleh sofa. Fungsinya sama seperti situation room di Gedung Putih, tempat presiden bisa melakukan rapat dengan seluruh pejabat tinggi Gedung Putih, membicarakan berbagai krisis dan segala situasi yang dirasa urgen.

Ruangan ini dilengkapi telepon satelit dan jalur telepon antisadap yang bisa menghubungi nomor telepon mana pun di seluruh dunia, termasuk awak kapal selam nuklir AL AS dan bahkan para astronot NASA yang sedang bertugas di orbit Bumi. Ruang ini juga bisa menerima siaran langsung data video yang dikirim dari mana pun di seluruh dunia, termasuk dari berbagai kedubes AS. Di sini pula biasanya presiden menyedakan makan malam bersama dengan para penasihatnya.

Tepat di belakang main conference room, ada ruang kerja bagi para staf Gedung Putih. Tersedia konektivitas broadband sehingga para staf bisa mengirimkan e-mail dan mencari data yang mereka butuhkan atau yang diminta presiden. Di belakangnya ada pula cubicle kecil tempat ruang rapat bila diperlukan. Tepat di belakang mereka, terdapat satu ruangan besar sehingga koridor pun berakhir di sini. Di bagian paling belakang, terdapat ruangan tempat duduk bagi korps pers yang diizinkan ikut melawat bersama presiden.

Awak pers naik dari airstair belakang. Naik tangga langsung menuju ruangan ini. Terdapat 20 kursi dengan konfigurasi 2-2 yang bisa diselonjorkan agar para wartawan merasa nyaman selama perjalanan. Sesuai hukum dalam AF I, penumpang penerima clearance boleh bergerak ke ruang di belakangnya, ke samping kiri-kanan, namun tidak boleh bergerak ke ruang di depannya. Oleh karena itu, agar wartawan tidak nyelonong masuk ke ruang para staf Gedung Putih di depannya, dibuatlah ruang security section yang berisikan Air Force One Security Details, yang personelnya diambil dari prajurit AU AS, dipimpin Chief of AR Security Details.

Naik ke dek ketiga yang hanya bisa diakses lewat satu tangga di depan ruang staf senior, terletak otak komunikasi dan pengendalian Air Force One. Ruangan ini tergolong off limit bagi sebagian besar penumpang Air Force One karena kesensitifan peralatannya. Dari tangga naik, kita langsung bertemu ruang communications center yang mengurus segala sistem komunikasi dan sinyal, bahkan juga pengoperasian radar. Di dalamnya terdapat segala perangkat komunikasi yang mengatur hubungan 87 sambungan telepon di dalam Air Force One.

Terdapat dua kategori telepon di dalam AF l. Putih untuk telepon pribadi, coklat untuk komunikasi aman yang dienkripsi datanya. Bagi presiden, tersedia telepon satelit Cisco systems berwarna abu-abu yang dilengkapi caller-ID, yang jenisnya sebenarnya tak berbeda jauh dengan telepon Cisco yang terpasang di banyak kantor di Indonesia. Para operator bisa melihat dari mana telepon masuk melalui satu dari enam layar display multifungsi dengan antarmuka touchscreen. Ruang ini juga menyediakan sambungan broadband internet, dan siaran televisi satelit bagi keseluruhan AF1, dan tahu ke mana saja tiap individu mengirimkan datanya. Satu fungsi yang tidak diakui oleh AF1, juga adanya layar yang menampilkan data seperti milik ATC bandara. Di display tersebut ditampilkan data azimut, arah, kecepatan, dan ketinggian segala obyek terbang yang ada di sekitar Air Force One.

Bergerak ke depan, kita tidak akan langsung berhadapan dengan kokpit, tetapi harus melewati lounge yang berisi tempat duduk dan meja. Di sini kapten pilot bisa mempelajari rute sebelum terbang, melihat data intelijen yang tersedia, atau mendiskusikan berbagai hal dengan kopilot, F/E, dan navigator sebagai taklimat pribadi sebelum terbang. Atau sebagai tempat beristirahat apabila mengalami kelelahan dalam penerbangan jarak jauh. Begitu kita bergerak lagi ke depan, sampailah kita ke kokpit Air Force One.

Berbeda dengan kebanyakan maskapai penerbangan yang menggunakan pesawat modern dengan sistem glass cockpit, Anda mungkin akan terkejut melihat setting-an klasik kru Air Force One. Ada pilot, kopilot, navigator, dan flight engineer. AF1 menerapkan sistem dual captaincy. Baik pilot maupun kopilot sebenarnya memiliki rating dan kualifikasi menerbangkan VC-25 dengan sama baiknya. Keterkejutan juga akan muncul saat melihat panel instrumennya, karena semua dibiarkan menggunakan teknologi analog.

Pakem ini dipilih karena instrumen analog dipercaya lebih resisten terhadap serangan gelombang electromagnetic pulse (EMP) yang muncul dalam event serangan nuklir dibanding panel digital. Panel digital barn tampak pada konsol tambahan bagi navigator, tepat di belakang kursi pilot, yang tidak ada pada pesawat komersial. Tugasnya sama seperti navigator lainnya, memberikan rute arah, kondisi di sekitar pesawat seperti arah angin dan cuaca bagi pilot. Yang tampak di konsolnya adalah horizon artifisial, peta bintang, dan dua layar radar. Satu jelas merupakan radar cuaca, sementara yang satu lagi tampak seperti radar tempur untuk mendeteksi obyek di sekitar Air Force One. Dengan segala kecanggihan yang dimiliki, pesawat ini mampu menembus cuaca buruk.

sumber:

kompas:http://internasional.kompas.com/read/2010/11/09/16383815/Air.Force.One..The.Flying.White.House.2

Baca Selengkapnya...

Pesawat Presiden Amerika 2


VC-25, pesawat terbaru yang digunakan sebagai pesawat kepresidenan AS Air Force One, dibangun berbeda dengan pendahulunya. Pesawat gigantis satu ini berhasil melakukan satu hal yang tak pernah bisa dicapai pendahulunya: menjadi Gedung Putih terbang, simbol kedigdayaan AS di udara.

Pesawat VC-25 yang masuk sebagai armada Air Force One tahun 1990 memang bukan pesawat pertama yang dibangun sebagai pesawat khusus kepresidenan. Akan tetapi, AU AS membangun VC-25 dengan pendekatan berbeda.

Bersamaan dengan lahirnya VC-25, paradigma sebuah pesawat kepresidenan turut berubah. Tidak sekadar membuat pesawat VIP, tapi mereka menjadikannya sebagai kantor bergerak. Lebih dari itu, pesawat ini juga menjadi pusat kendali bagi presiden AS saat harus berada jauh dari Gedung Putih.

Dari luar, sekilas tidak ada yang tampak berbeda dari sosok dua VC-25, SAM 28000, dan 29000 yang mengambil basis pesawat komersial Boeing 747-200. Mesin yang digunakan pun sama, 4x General Electric CF6-80C2B 1 turbofan, yang masing-masing menyemburkan daya sebesar 56.700 pon, cukup untuk membawa pesawat melesat pada kecepatan jelajah Mach 0,84-0,9.

Jarak terbangnya juga hampir sama. Sekali isi bahan bakar penuh, pesawat ini bisa terbang sampai 13.000 km dan masih bisa ditambah dengan pengisian bahan bakar di udara berkat bantuan automated aerial refueling (AAR) yang tersimpan di balik tonjolan di hidung pesawat. Akan tetapi, persamaannya berhenti di sini. Di bagian lainnya, pesawat ini bukanlah B747-200. la adalah sebuah pesawat kepresidenan sejati.

Untuk memudahkan dalam membayangkan bagian dalam VC-25, ada baiknya jika kita memulainya secara sistematis.

Layaknya B747, VC-25 memiliki tiga dek atau lantai. Berbeda dengan B747 biasa yang hanya bisa diakses lewat stairway atau garbarata, VC-25 didesain secara mandiri agar bisa beroperasi dari bandara dengan fasilitas minim.

Kunci akses VC-25 tepat terletak pada dua pintu airstair di sisi kiri fuselage. Satu pintu terletak di bawah pintu utama VC-25, dan satu pintu lagi jauh di belakang. Dari sinilah para kru Air Force One memasuki pesawat melalui tangga yang berujung di dek utama.

Tepat di perut pesawat, di belakang pangkal sayap utama sebelah kiri, terdapat pintu kargo yang dilengkapi ban berjalan. Seluruh kargo bisa dinaikkan secara mandiri, bebas dari sentuhan petugas ground handling bandara setempat, untuk meminimalkan adanya penyelundupan barang berbahaya, seperti senjata atau peledak.

Sekarang bayangkan Anda sebagai seorang presiden. Begitu kaki menjejak dek utama, petugas komunikasi akan mengumumkan, "Attention on board the aircraft, the President has arrived, we are now Air Force One". Hanya ketika presiden AS di pesawat, salah satu dari VC-25 yang dinaiki akan menerima callsign Air Force One. Bila tidak, pesawat hanya akan disebut SAM 28000 dan 29000.

Ke mana Anda akan melangkahkan kaki di pesawat dengan luas area 370 meter persegi?

Bila lelah, berbeloklah ke kiri. Bila berjalan sampai di ujung, Anda akan sampai di ruang pribadi presiden. Selain sebuah meja kerja pribadi, terdapat dua sofa panjang yang bisa dikonfigurasi ulang menjadi tempat tidur, berhiaskan Presidential Seal, berlapis wol biru garbadine.

Sayang, kedua sofa tadi tidak bisa disatukan dan tetap terpisah, bahkan saat berubah menjadi tempat tidur sehingga Anda tak bisa tidur bersisian dengan ibu negara.

Tapi jangan khawatir. Untuk menutup jendela pandang, tidak perlu susah menutupnya satu demi satu. Tekan saja tombol di sisi tempat tidur, tirai otomatis akan turun.

Bila perlu menyegarkan diri, tinggal gunakan kamar mandi yang dilengkapi handuk berinisial nama presiden dan juga shaver elektrik. Sesudah itu, buka lemari yang ada di depan pintu kamar mandi, tempat Anda menaruh jas pribadi dan pakaian lainnya.

Tepat di belakang ruang pribadi, terdapat medical room yang biasanya dijaga dokter kepresidenan yang ikut dalam perjalanan. Fasilitas medisnya sangat lengkap, termasuk mesin sinar-X, lemari obat, dan bahkan meja operasi. Situasi darurat medis seperti penanganan luka tembak atau operasi usus buntu bisa dilakukan di sini. Ada pula mesin treadmill, yang ditambahkan pada era George W Bush.

Kalau Anda memutuskan berbelok ke kanan, yang pertama ditemui adalah satu set kursi kerja berbalut kulit, baru kemudian koridor-koridor yang ada di sisi kiri dan kanan. Di sepanjang koridor terdapat sofa panjang dan sofa individual. Sofa boleh diduduki oleh para pejabat tinggi Gedung Putih yang turut serta, walaupun sebenarnya ini adalah tempat beristirahat para agen US Secret Service.

Lalu, ada apa di belakang lounge dek utama? Kalau Anda tebak ruang rapat, salah total. Berbeda dengan pesawat lain, galley utama Air Force One justru terletak di tengah-tengah dek utama. Di sini, ada dua galley yang dapat menyiapkan makanan hangat untuk 100 orang dengan standar hotel bintang lima. Peralatannya begitu lengkap dengan oven dan kompor fungsional, sampai mesin cuci piring.

Dengan peralatan tersebut, staf bisa menyediakan makanan ringan, seperti kopi dan pastry, sampai burger steak saus mustard-keju welldone seperti pesanan Obama dalam penerbangan perdananya dengan Air Force One. Di galley terdapat daftar makanan dan minuman kesukaan presiden dan pejabat tinggi lainnya.

sumber:

Kompas:http://internasional.kompas.com/read/2010/11/09/15452899/Air.Force.One..The.Flying.White.House.1-8

Baca Selengkapnya...